Senin, 15 Desember 2008

Sedikit demi sedikit lama–lama menjadi bukit

Pepatah ini sederhana saja, “sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit”. Kita biasa memaknainya, bahwa bila kita mengumpulkan sesen demi sesen, pada saatnya kita akan mendapatkan sepundi. Namun sesungguhnya pepatah ini tidak sekedar berbicara tentang hidup hemat, atau ketekunan menabung.

Pepatah ini menyiratkan tentang sesuatu yang lebih berharga dari sekedar sekantung keping uang, yaitu : bila kita mampu mengumpulan kebaikan dalam setiap tindakkan-tindakkan kecil kita, maka kita akan dapati kebesaran dalam jiwa kita.

Bagaimanakah tindakkan-tindakkan kecil itu mencerminkan kebesaran jiwa sang pemiliknya? Yaitu, bila disertai dengan secercah kasih sayang didalamnya. Ucapan terima kasih, sesungging senyum, sapaan ramah, atau pelukan bersahabat, adalah tindakkan yang mungkin sepele saja. Namun dalam liputan kasih sayang, ia jauh lebih tinggi daripada bukit tabungan anda..

Tidak ada komentar: